Google baru saja meluncurkan Android versi 4.0, atau yang dikenal dengan nama Ice Cream Sandwitch (ICS). Kehadiran ICS pun disambut baik, sejak Google memperkenalkannya pertama kali di perangkat Samsung Galaxy Nexus.
Walau ICS terbilang masih hangat, dan dinantikan untuk bisa dioperasikan di sejumlah perangkat, tapi Google dikabarkan mempersiapkan Android 5.0 Jelly Bean. Versi Jelly Bean hadir untuk melengkapi kekurangan ICS, baca di tautan ini.
Tapi Google tidak berhenti di situ. Kini, Google pun dikabarkan mempersiapkan versi terbaru setelah Jelly Bean. Versi terbaru yang disiapkan ini akan dinamakan, Key Lime Pie.
Seperti dilansir laman CNet, pemberian nama sandi Key Lime Pie dipilih sebagai rangkaian daftar menu makanan penutup yang lezat. Tampaknya Google membuat rencana untuk memperluas menu Android.
Menurut sumber dari laman The Verge, tidak ada indikasi kapan sistem operasi terbaru itu akan dimunculkan. Sumber The Verge juga tidak menyebut versi angka, apakah Key Lime Pie akan jadi Android 6.0 atau bukan.
Nama sandi Key Lime Pie melanjutkan tradisi Google dalam pemberian nama untuk Androidnya dengan mengadopsi alfabetik makanan penutup.
Versi itu adalah Cupcake, Donut, Eclair, Froyo (Frozen Yoghurt), Gingerbread, Honeycomb, Ice Cream Sandwich, Jelly Bean, dan Key Lime Pie.
Walaupun Ice Cream Sandwitch hanya berlaku untuk sektor mobile, Jelly Bean yang akan dirilis akhir tahun ini, diharapkan akan optimal untuk tablet. Versi Jelly Bean juga memungkinkan para vendor untuk menambahakan Android 5.0 kepada tablet berbasis Windows 8 ataupun notebook. Ini memungkinkan pengguna untuk beralih di antara sistem operasi tanpa harus memulai dari komputer.
Rumor ini disebut The Verge akan terjadi pada 2013, mengingat saat ini Google memperlambat langkah Android pada beberapa versi terakhir.
Sampai saat ini, perwakilan dari Google belum memberikan komentar lanjut terkait kabar tersebut. (vvn)
Perkembangan teknologi menjadikan sistem pembayaran pun semakin canggih. Selain menggunakan kartu debit dan kartu kredit, telepon seluler kini mulai berperan menggantikan sitem pembayaran konvensional, yang berupa uang tunai.
Apple diperkirakan akan memperkenalkan iPad 3 dalam acara khusus yang akan digelar Apple di San Francisco, Amerika Serikat, 7 Maret mendatang. Munculnya kabar ini dipantik beredarnya gambar iPad dalam undangan yang disebar Apple kepada wartawan.
Astronom dunia, dari Badan Antariksa Eropa (ESO) dan Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) kini sedang memusatkan perhatian pada pergerakan sebuah asteroid yang besarnya sedikit lebih panjang dari lapangan bola. Namanya, Asteroid 2011 AG5.
Sebanyak 13 jaringan utama berhasil ditembus. Bisa membahayakan keamanan AS. Badan Angkasa Luar Amerika Serikat (NASA) telah mengungkap sejumlah insiden peretasan sistem oleh para hacker. Sebanyak 13 jaringan utama berhasil ditembus. Ini tindakan kriminal yang membahayakan sistem keamanan nasional Amerika Serikat.
Asteroid 2011 AG5 diperkirakan menabrak Bumi pada 5 Februari 2040. Para ilmuwan mengeluarkan peringatan ada ancaman dari angkasa luar: asteroid sepanjang 460 kaki atau 140 meter, sedikit lebih panjang dari lapangan bola, bisa membahayakan Bumi dan umat manusia.
Berisi kode komando dan perintah untuk Stasiun Luar Angkasa Internasional. Membahayakan?
Nilai penjualan disebut seharga US$ 23,8 juta, atau sekitar Rp 217 miliar. Perusahaan peralatan fotografi Eastman Kodak Co., mengaku bangkrut dan telah mengajukan perlindungan pailit ke pengadilan di Kota New York, Januari lalu. Ibarat sudah jatuh tetap tertimpa tingga, Kodak pun terpaksa menjual layanan online-nya.
JAKARTA. Penggunaan konten media sosial sebagai sumber informasi peliputan dan penulisan berita oleh jurnalis semakin marak.
Eropa kembali bergolak. Namun, kali ini tak menyangkut krisis ekonomi yang mengekang benua itu sejak beberapa bulan terakhir. Puluhan ribu warga berunjuk rasa atas perjanjian antipembajakan (ACTA) yang ditandatangani beberapa negara pada Oktober tahun lalu.
Greenpeace tidak memasukkan Apple dalam kriteria perusahaan hijau.


